Cognitive Behavior Therapy Untuk Penurunan Depresi Pada Orang Dengan Kehilangan Penglihatan

Widiya Aris Radiani

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Cognitive Behavior Therapy terhadap penurunan tingkat depresi. Hipotesis yang diajukan pada penelitian ini adalah ada perbedaan tingkat depresi antara sebelum dan sesudah diberikan Cognitive Behavior Therapy pada orang dengan kehilangan penglihatan. Subyek adalah 8 orang dengan kehilangan penglihatan. Terdiri dari 4 subyek kelompok eksperimen dan 4 subyek kelompok kontrol dengan menggunakan random assignment dalam menentukan subyek kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Semua subyek diukur dengan menggunakan skala BDI. Acuan skor dalam skala Beck Depression inventory (BDI) yang digunakan dalam penelitian ini adalah depresi sedang (16-23) dan depresi berat (24-63). Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan menggunakan analisis uji Mann-Whitney dan Wilcoxon Test. Data dilihat dari melihat Gained score (skor selisih) yang diperoleh dari skor pretest dan posttest. Hasil uji hipotesis pada terapi ini ialah Z sebesar -2,323; (p<0,05). Berdasarkan analisis tersebut meunjukkan bahwa ada perbedaaan penurunan tingkat depresi antara sebelum dan sesudah diberikan Cognitive Behavior Therapy pada orang dengan kehilangan penglihatan. Tingkat depresi pada kelompok eksperimen lebih rendah dibandingkan dengan kelompok kontrol.

 


Keywords


cognitive behavior therapy; depresi

Full Text:

PDF

StatisticsArticle Statistic

This article has been read : 20 times
PDF file viewed : 33 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Widiya Aris Radiani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.