Analisis Motivasi Belajar di Lingkungan Pesantren pada Mata Pelajaran PJOK

Authors

  • Willyan Rahmat universitas garut
  • Alam Hadi Kosasih Universitas Mercu Buana Yogyakarta
  • Azhar Ramadhana Sonjaya
  • Asep Angga Permadi

DOI:

https://doi.org/10.26486/e1gpey07

Keywords:

Motivasi Belajar, PJOK, Santriwati, Pesantren, Dukungan Orang tua

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi belajar santriwati pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Garut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel jenuh sebanyak 61 santriwati kelas X. Instrumen penelitian berupa angket tertutup skala Likert 5 poin yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas santriwati memiliki motivasi belajar pada kategori cukup dengan rata-rata skor 95,31 dari skor maksimum 126. Faktor internal yang paling dominan adalah penghargaan, dorongan belajar, dan hasrat berprestasi, sedangkan faktor eksternal yang menonjol adalah kedisiplinan dan relasi sosial. Sebaliknya, kondisi lapangan dan lingkungan belajar mendapat skor terendah. Analisis tambahan menunjukkan bahwa santriwati dengan dukungan orang tua tinggi memiliki rata-rata skor motivasi lebih tinggi dibandingkan santriwati dengan dukungan rendah. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menegaskan bahwa faktor disiplin, lingkungan sosial, dan dukungan orang tua berkontribusi signifikan terhadap motivasi belajar. Penelitian ini menekankan pentingnya peran lingkungan pesantren, strategi pembelajaran guru, serta keterlibatan orang tua dalam mendukung semangat belajar santriwati di lingkungan pendidikan berbasis asrama.

References

Asodina, M. (2020). Pengaruh Media Pembelajaran Visual dan Minat Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Ekonomi Kelas XI IPS SMA NEGERI 1 AEK KUO Tahun Ajaran 2019/2020. 1–10.

Candra, O., Pranoto, N. W., Ropitasari, R., Cahyono, D., Sukmawati, E., & CS, A. (2023). Peran Pendidikan Jasmani dalam Pengembangan Motorik Kasar pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 2538–2546. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.4506

Creswell, John W.; Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Manual Therapy, 16(1), 103. https://doi.org/10.1016/j.math.2010.09.003

Damanik, R. (2020). Rabukit Damanik. Jurnal Serunai Ilmu Pendidikan, 6(1), 29–34.

Efendi, M., & Norhabibi. (2021). Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Belajar Santri di Pondok Pesantren Darul Ilmi. Vidya Karya, 36(2), 92. https://doi.org/10.20527/jvk.v36i2.10295

Ela, S. S. S., & Muammaroh, N. L. R. (2021). Pengaruh Dukungan Sosial Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar Santri Di TPQ Raudlatut Tholibin. Psikodinamika - Jurnal Literasi Psikologi, 2(2), 122–130. https://doi.org/10.36636/psikodinamika.v2i2.976

Elvira, Neni Z, Dkk. (2022). Studi Literatur: Motivasi Belajar Siswa dalam Pembelajaran. Jurnal Literasi Pendidikan, 1(2), 350–359.

Fadila, H. N., Heynoek, F. P., Kurniawan, R., & Amiq, F. (2022). Survei Motivasi Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri Se-Kota Malang. Sport Science and Health, 4(11), 1040–1048. https://doi.org/10.17977/um062v4i112022p1040-1048

Fahrudin, F., & Ulfah, M. (2023). Volume 2 Nomor 6 Juni 2023 Peranan Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 2, 1304–1309.

Fitri Yuliani, N. (2013). Hubungan Antara Lingkungan Sosial Dengan Motivasi Belajar Santri Di Pesantren Madinatul Ilmi Islamiyah. SPEKTRUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (PLS), 1(2), 48–62.

Fitriyah, W., Wahid, A. H., & Muali, C. (2018). Eksistensi Pesantren dalam Pembentukan Kepribadian Santri. Palapa, 6(2), 155–173. https://doi.org/10.36088/palapa.v6i2.73

M. Yusuf. (2020). Pendidikan Pesantren Sebagai Modal Kecakapan Hidup. Intizam: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 3(2), 78–92.

Maemonah, M. (2017). PSIKOLOGI BELAJAR: Pengantar Kajian.

Maslani, Yulianti, F., & Tauviqillah, A. (2023). Urgensi Pendidikan Jasmani dalam Pendidikan Islam: Kajian Konseptual Hadits-Hadits Tarbawi. Ta’dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 12(3), 236–254. https://doi.org/10.32832/tadibuna.v12i3.9320

Nur Amanu, K., & Syam Rachman Tuasikal, A. (2024). Survie Sarana Prasarana Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Pondok Pesantren MAN 3 Tambakberas Jombang. Jurnal Pendidikan Olaharaga Dan Kesehatan, 12, 1–6.

Nur Rofiuddin, A., & Darmawan, D. (2024). Pengaruh Disiplin Belajar terhadap Hasil Belajar pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Siswa Sekolah Menengah Atas Setingkat. Journal Of Early Childhood And Islamic Education, 3(1), 110–127. https://doi.org/10.62005/joecie.v3i1.119

Pinem, H., Al Munawar, A., Keliat, P., & Syaleh, M. (2021). Minat Siswa Dalam Mengikuti Pelajaran Pendidikan Jasmani Secara Online pada Siswa SDN 104185 Medan Sunggal Tahun Ajaran 2020/2021. JSH: Journal of Sport and Health, 3(1), 17–23. https://doi.org/10.26486/jsh.v3i1.2200

Putra, I. M. W., Adi, I. P. P., & Wijaya, M. A. (2017). Hubungan Antara Motivasi Belajar Dengan Hasil Belajar Ips. Jurnal Pedagogi, 6(3), 59–66.

Rahmawati, R. (2016). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Belajar Siswa Kelas X Sma N 1 Piyungan Pada Mata Pelajaran Ekonomi Tahun Ajaran 2015/2016. Jurnal Pendidikan Dan Ekonomi, 5(4), 326–336.

Rizkita, K., & Saputra, B. R. (2020). Bentuk Penguatan Pendidikan Karakter pada Peserta Didik dengan Penerapan Reward dan Punishment. Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan, 20(2), 69–73. https://doi.org/10.24036/pedagogi.v20i2.663

Rizky Ary Buana, I., & Kristiyandaru, A. (2021). Motivasi Siswa Mengikuti Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, Dan Kesehatan: Intrinsik Dan Ekstrinsik. Jurnal Pendidikan Olahraga Dan Kesehatan, 9(1), 421–426.

Sarnoto, A. Z., & Romli, S. (2019). Pengaruh Kecerdasan Emosional (Eq) Dan Lingkungan Belajar Terhadap Motivasi Belajar Siswa Sma Negeri 3 Tangerang Selatan. Andragogi: Jurnal Pendidikan Islam Dan Manajemen Pendidikan Islam, 1(1), 55–75. https://doi.org/10.36671/andragogi.v1i1.48

Septianti, D., & Frastuti, M. (2019). Pengaruh Penggunaan Media Berbasis Internet, Motivasi Intrinsik dan Motivasi Ekstrinsik Terhadap Minat Berwirausaha Online Mahasiswa Universitas Tridinanti Palembang. Jurnal Ilmiah Ekonomi Global Masa Kini, 10(2), 130–138. https://doi.org/10.36982/jiegmk.v10i2.871

Sholihah, D. W. (2022). Pengaruh Lingkungan Sekolah Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Di Madrasah Tsanawiyah Nuris Jember Tahun Pelajaran 2020/2021.

Sujana, I. W. C. (2019). Fungsi Dan Tujuan Pendidikan Indonesia. Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar, 4(1), 29. https://doi.org/10.25078/aw.v4i1.927

Bransford, JD, Brown, AL, & Cocking, R. R. (2005). Bagaimana orang belajar: Otak, pikiran, pengalaman dan sekolah. dari https://www.nap.edu/catalog/9853/how-people-learn-brain-mind-experience-and-school-expanded-edition.

Tobias, S., & Duffy, TM (Eds.). (2009). Instruksi konstruktivis: Sukses atau gagal? New York, NY: Routledge.

Sahlberg, P. (2012). Yang paling dicari: Guru dan pendidikan guru di Finlandia. Dalam L. Darling-Hammond & A. Lieberman (Eds.), Pendidikan guru di seluruh dunia: mengubah kebijakan dan praktik. London: Routledge.

Schunk, DH (2012a). Teori belajar perspektif pendidikan. Boston, MA: Pendidikan Pearson, Inc.

Schunk, DH (2012b). Teori pembelajaran: perspektif pendidikan (E. Hamdiah &; R. Fajar, Trans.). Yogyakarta: Pustaka Pelajar. (Karya asli diterbitkan 2012).

Tabachnick, BG, & Fidell, LS (2007). Menggunakan statistik multivariat (edisi kelima). Needham Heights, MA: Allyn & Bacon.

Nurgiyantoro, B. &; Efendi, A. (2017). Reaktualisasi Karakter Wayang dalam Fiksi Indonesia Modern Abad 21. 3L: Jurnal Studi Bahasa Inggris Asia Tenggara. 23 (2), 141-153, dari http://doi.org/10.17576/3L-2017-2302-11.

Finnerty, S., Lukas, M., & Duffy, JT (2019). Teori dasar pelatihan kelompok pengalaman konselor sekolah untuk terlibat dalam pelajaran kelompok psikoedukasi dengan siswa pertama dalam keluarga. Jurnal untuk Spesialis dalam Kerja Kelompok, 44(2), 99-117, dari doi: http://dx.doi.org/10.1080/01933922.2019.1599476

Janssen, J., Kirschner, F., Erkens, G., Kirschner, P. A., & Paas, F. (2010). Membuat kotak hitam pembelajaran kolaboratif transparan: Menggabungkan pendekatan berorientasi proses dan beban kognitif. Ulasan Psikologi Pendidikan, 22(2), 139-154. DOI: 10.1007/s10648-010-9131-x.

Retnowati, E. (2012, 24-27 November). Belajar matematika secara kolaboratif atau individual. Makalah dipresentasikan pada Konferensi Internasional STEM ke-2 dalam Pendidikan, Beijing Normal University, Cina. Diakses dari http://stem2012.bnu.edu.cn/data/short%20paper/stem2012_88.pdf.

NCTM. (2000). Prinsip dan standar untuk matematika sekolah. Reston, VA: Penulis.

(Jenis: dokumen hukum)

Permendiknas 2009 No. 22, Kompetensi Dasar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Sekolah Dasar Kelas I-VI.

Downloads

Published

23-06-2026

Issue

Section

Articles

How to Cite

Analisis Motivasi Belajar di Lingkungan Pesantren pada Mata Pelajaran PJOK. (2026). JSH: Journal of Sport and Health, 7(2), 72-86. https://doi.org/10.26486/e1gpey07

Similar Articles

1-10 of 35

You may also start an advanced similarity search for this article.