Pengembangan LKPD Motorik Anak Berbasis Permainan Tradisional untuk Kelas 2 Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.26486/jsh.v7i1.4737Kata Kunci:
Motorik anak, Permainan tradisional, sekolah dasarAbstrak
Penelitian ini bertujuan mengembangkan Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) motorik anak berbasis permainan tradisional dengan menggunakan model pengembangan ADDIE pada 34 siswa kelas II SD Negeri 2 Bojanegara. Instrument penelitian ini meliputi uji validitas oleh ahli, angket respon guru dan siswa, serta angket pretest dan postets. Anaalisis data menggunakan rata-rata dan uji efektivitas menggunakan uji statistik Wilcoxon sign rank dan paired sample t test pada tiga permainan tradisional yaitu engklek, gopak sodor, dan balap karung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD motorik anak berbasis permainan tradisional valid dengan rata-rata skor validitas ahli sebesar 76%. Respon guru dan siswa sangat positif dengan rata-rata skor penilaian masing-masing 96% dan 87%. Uji efektivitas pada tiga permainan tradisional tersebut menunjukkan peningkatan kemampuan motorik kasar siswa yang signifikan secara statistik (sig. 0.00< 0,05). LKPD ini terbukti efektif dan relevan sebagai media pembelajaran inovatif yang menyenangkan dan mendukung pelestarian budaya lokal di lingkungan sekolah dasar. Implikasi dari penelitian ini adalah penggunaan LKPD berbasis permainan tradisional dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang holistik dan mendukung perkembangan motorik anak usia dini di Indonesia.
Referensi
Aguss, R. M. (2020). Pengembangan Model Permainan Sepatu Batok untuk PembelajaranSepak Bola Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan SiswaSekolah Dasar. SPORT-Mu: Jurnal Pendidikan Olahraga, 1(01), 43-53.
Benny, A, P. (2016) Desaign Dan Pengembangan Program Pelatihan Berbasis Kompetensi Implementasi Model ADDIE. Jakarta: Prenada Media Group.
Dewi, R., & Verawati, I. (2022). The effect of manipulative games to improve fundamental motor skills in elementary school students. International Journal of Education in Mathematics, Science, and Technology (IJEMST), 10(01), 24-37.
Elizabeth, H. B. (2011). Perkembangan anak. Jakarta: Erlangga
Febrianta, Y. (2017). Model Pembelajaran Motorik Yang Menyenangkan Di Pendidikan Anak Usia Dini. Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-An, 3(3).
Fikriyah, S. N. (2021). Analisis Perkembangan Fisik-Motorik Siswa Kelas 3 di Sekolah Dasar Negeri Tajem. Edunesia: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 2(1), 200-207
Hidayatullah, M. R., & Hasbi, H. (2021). Pengembangan model pembelajaran motorik dengan modifikasi permainan tradisional untuk meningkatkan motorik kasar anak sekolah dasar kelas bawah. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 7(4).
Ismoko, A. P. (2019). Pengaruh permainan tradisional terhadap perkembangan motorik anak. Jurnal Pendidikan Jasmani, 2(1), 146-154.
Kanca, I. N. (2018, November). Menjadi Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Abad 21. In Prosiding Seminar Nasional IPTEK Olahraga (SENALOG) (Vol. 1, No. 1, pp. 21-27).
Lilik Maryati, dkk. (2022). Pengaruh permainan tradisional terhadap kemampuan motorik kasar pada peserta didik SD kelas 1. Jurnal Pendidikan Jasmani, 7(1), 137-145
Maryati, L., Kristiyandaru, A., & Arief, N. A. (2023). Pengaruh Permainan Tradisional terhadap Kemampuan Motorik Kasar Peserta Didik Sekolah Dasar. Bravo's: Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, 11(1), 76-86
Muhajir & Zelda, R . (2022) Buku Panduan Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SD/MI Kelas II. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Pratiwi, E., Barikah, A., Kasanrawali, A., Anggara, N., & Asri, N. (2024). PENINGKATAN GERAK DASAR LOKOMOTOR PADA KEARIFAN LOKAL MELALUI “BERMAIN ENGKLEK” USIA 6-7 TAHUN. Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training), 8(3), 1060-1069.
Puspita, A. M. I., Saud, U. S., Damayanti, V. S., William, N., & Setiawan, A. (2021, November). The Implementation of Local Wisdom-Based Audio-Visual Media to Improve Cultural Literacy in Elementary Schools. In 1st International Conference Of Education, Social And Humanities (INCESH 2021) (pp. 29-33). Atlantis Press.
Santrock, J. W. (2011). Educational psychology. McGraw-Hill.
Sari, Y. Y., Ulfani, D. P., & Ramos, M. (2024). Pentingnya Pendidikan Jasmani Olahraga Terhadap Anak Usia Sekolah Dasar. Jurnal Tunas Pendidikan, 6(2), 478-488.
Sudaryanti, S., Prayitno, P., Arifiyanti, N., & Maharani, O. (2024). Pengembangan Kemampuan Motorik dan Sosial Emosional Anak Usia Dini Menggunakan Permainan Tradisional. Jurnal Pendidikan Anak, 13(1), 114-125
Sutapa, P. (2022). Pengembangan dan Pembelajaran Motorik Pada Usia Dini. PT Kanisius.
Wulandari, A., Indriani, P., & Wati, L. (2025). Optimalisasi Media Pembelajaran Dalam Menumbuhkan Minat Belajar Siswa. Dinamika Pembelajaran: Jurnal Pendidikan dan bahasa, 2(3), 139-151.
Zakiyah, S., Hasibuan, N. H., Yasifa, A., Siregar, S. P., & Ningsih, O. W. (2024). Perkembangan Anak pada Masa Sekolah Dasar. DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 3(1), 71-79.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 JSH: Journal of Sport and Health

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Jurnal Fair Play Mercu Buana agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the Jurnal Fair Play Mercu Buana right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in JPSB. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in JPSB.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





