PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA
DOI:
https://doi.org/10.26486/f0j86b31Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah menengah atas. Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan abad ke-21 yang esensial dalam membekali siswa menghadapi kompleksitas permasalahan kehidupan nyata. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design , yang melibatkan dua kelas XI di SMA Negeri 1 Sedayu sebagai sampel, yaitu kelas eksperimen yang mendapatkan perlakuan model PBL dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes esai berpikir kritis berdasarkan indikator Ennis serta observasi selama proses pembelajaran. Hasil analisis statistik menggunakan uji paired sample t-test dan Independent sample t-test menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan kemampuan berpikir kritis siswa setelah penerapan model PBL. Selain itu, terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol, dimana kelas eksperimen menunjukkan nilai rata-rata yang lebih tinggi. Dengan demikian, model pembelajaran Problem Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini mendukung penerapan PBL secara lebih luas sebagai strategi pembelajaran untuk mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi di sekolah.
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Nunik Asriati; Nanang Khuzaini

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors retain their rights of works reported in their papers and other parties should adhere to Creative Commons License linked below

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







