Profil Kemampuan Motorik Dasar Siswa Kelas V SD Negeri 013848 Gedangan Kabupaten Asahan

Authors

  • wasis nugroho universitas negeri medan

DOI:

https://doi.org/10.26486/jsh.v5i1.3734

Keywords:

Base motoric, elementary student, survey

Abstract

Gerak dasar motorik wajib dipelajari dan harus dikuasai oleh siswa sebagai bekal untuk kehidupannya. Untuk mengetahui kemampuan gerak dasar motorik siswa perlu dilakukan tes gerak disar motoric, tes gerak dasar motoric dapat dilakukan pada awal semester, pertengahan semester atau diakhir semester yang mana hasilnya dapat dijadikan bahan evaluasi guru. Dalam kehidupan sehari-hari manusia melakukan berbagai gerakan yang dapat dikategorikan menjadi tiga kategori yaitu : Lokomotor (berpindah tempat) Non lokomotor (tidak berpindah tempat) dan Manipulatif (menggunakan alat). Anak-anak usia Sekolah Dasar merupakan cikal bakal generasi penerus bangsa dan merupakan Cadangan sumber daya manusia yang pada gilirannya akan ikut mewarnai Pembangunan dan kemajuan bangsa, salah satunya misalnya ikut mengharumkan nama Negara Indonesia dalam event Olahraga tingkat Internasional. Selanjutnya disini peneliti melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan gerak dasar motorik siswa kelas V SD Negeri 013848 Gedangan Kabupaten Asahan. Hasil penelitian tentang kemampuan gerak motoric siswa kelas Va dan Vb SD Negeri 013848 Gedangan Kabupaten Asahan Tahun ajaran 2023/2024 semester ganjil secara keseluruhan kondisi kemampuan gerak motorik siswa berada dalam kategori sedang, dengan kategorisasi sebagai berikut : Terdapat 4 (10%) siswa dengan kategori sangat baik, 5 (12,5%) siswa dalam kategori baik, 23 (57,5%) siswa dengan kategori sedang, 6 (15%)  siswa dengan kategori kurang, dan sisanya sebanyak 2 (5%) siswa dengan kategori sangat kurang.

References

Agus Pujianto. (2014). Persepsi Guru Pendidikan Jasmani Terhadap Model Teaching Games For Understanding (TGFU). Journal of Physical Education, Health and Sport, 1(1), 23–27.

Ariyanto, A., Triansyah, A., & Gustian, U. (2020). Penggunaan permainan tradisional untuk meningkatkan keterampilan gerak fundamental siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 16(1), 78–91. https://doi.org/10.21831/jpji.v16i1.30785

Bakhtiar Syahrial. (2015). Merancang Pembelajaran Gerak Dasar Anak. Padang. UNP Press Padang.

Diana Puspitasari, Sasminta Christina Yuli Hartati, & Nasikin. (2023). Meningkatkan Hasil Belajar Gerak Dasar Motorik Melalui Penerapan Pendekatan Bermain. SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga, 4(2), 100–106. https://doi.org/10.46838/spr.v4i2.307

Hanief, y. n. (2017). Membentuk Gerak Dasar Pada Siswa Sekolah Dasar Melalui Permainan Tradisional. Jurnal sportif, 1(1), 60–73.

Maidiana, M. (2021). Penelitian Survey. ALACRITY : Journal of Education, 1(2), 20–29. https://doi.org/10.52121/alacrity.v1i2.23

Mertika dan Mariana Dewi. (2020). Fenomena Game Online di Kalangan Anak Sekolah Dasar. Journal Of Education Revie And Research. Volume (3) No. 2, 99-104.

Monicha Nisa. (2020). Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Melalui Permainan Sirkuit. Jurnal Cikal Cendekia. Volume (01) No. 01, 33-42.

Ningsih, A., Sarwita, T., & Munzir. (2020). Survei Penguasaan Gerak Dasar Motorik Pada Siswa Kelas V di SD Negeri 3 Ketol. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan, 1(1), 1–15. https://jim.bbg.ac.id/pendidikan/article/view/35/28

Noor Juliansyah. (2012). Metodologi Penelitian : Skripsi, Tesis, Disertasi, Karya Ilmiah. Jakarta. Prenada Media Group

Prihatmojo Agung & Rohmani. (2020). Pengembangan Model Pembelajaran ‘WHO AM I’. Lampung. Universitas Muhammadiyah Kotabumi.

Rini Sukamti Endang. (2018). Perkembangan Motorik. Yogyakarta. UNY Press

Samsudin. (2014). Media Pembelajaran Pendidikan Jasmani. Jakarta. Prenada Media Mandiri

Siddiq, I. A., & Wiguno, L. T. H. (2022). Survei Pertumbuhan Dan Perkembangan Motorik Kasar Pada Kelas Rendah Usia 7-9 Tahun di SD Se-Gugus 01 Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Sport Science and Health, 4(5), 444–454. https://doi.org/10.17977/um062v4i52022p444-454

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung. Alfabeta.

Sutapa Panggung. (2022). Pengembangan dan Pembelajaran Motorik Pada Usia Dini. Yogyakarta. PT Kanisius (Anggota IKAPI).

Widodo. (2011). Tes dan Pengukuran Kemampuan Dasar Motorik Untuk Siswa SD Kelas 4-6 (Usia 10-12 tahun). Yogyakarta. Elmatera Publishing

Published

20-12-2023

Issue

Section

Articles