PENGARUH KOMBINASI PEMUPUKAN HAYATI DAN ANORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG MANIS
PENGARUH KOMBINASI PEMUPUKAN HAYATI DAN ANORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG MANIS
DOI:
https://doi.org/10.26486/jiga.v2i1.4937Kata Kunci:
jagung manis, pemupukan, biofertiAbstrak
Faktor penting yang harus diperhatikan dalam budidaya jagung manis untuk memperoleh pertumbuhan dan hasil yang optimal yaitu kebutuhan nutrisi yang harus terpenuhi baik unsur hara mikro maupun makro. Efektifitas pemupukan dipengaruhi oleh jenis, konsentrasi atau dosis, cara, dan waktu pemberian pupuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi antara pupuk hayati dan Anorganik pada pertumbuhan da hasil jagung manis. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Gunung Bulu, Universitas Mercu Buana Yogyakarta, pada bulan September - November 2024.Penelitian menggunakan rancangan faktor tunggal dengan lima perlakuan yaitu K0 = Tanpa Pupuk Hayati + (300kg/ha NPK + 200kg/ha Urea). K1 = 10ml/Liter PGPR+(225kg/ha NPK + 150kg/ha Urea). K2 = 10ml/Liter PGPR + (150kg/ha NPK + 100kg/ha Urea). K3 = 10ml/Liter PGPR+( 75kg/ha NPK + 50kg/ha Urea). K4 = 15 ml/ Liter + Tanpa Pupuk Anorganik. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 3 ulangan. Masing unit percobaan terdiri atas 12 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian berbagai dosis PGPR Bioferti dan pupuk Anorganik NPK + Urea menghasilkan pertumbuhan dan hasil jagung manis yang sama baiknya dengan pertumbuhan dan hasil jagung manis yang diberi pupuk Anorganik saja.
Referensi
Achmadi, Mahdiannoor & Nurul Istiqomah. (2017). Pertumbuhan dan Hasil Dua
Varietas Jagung Manis terhadap Pemberian Pupuk Hayati pada Lahan Rawa
Lebak. : Jurnal Sains STIPER Amuntai, Juni 2017, 7(1), 22-32.
Fabians J.D Hitijahubessy dan Addina Siregar. 2016. Peranan Bahan Organik dan Pupuk Majemuk NPK Dalam Menentukan Percepatan Pertumbuhan Tanaman Jagung (Zea mays saccharate L.) pada Tanah Inceptisol (Suatu Kajian Analisis Pertumbuhan Tanaman). Jurusan Budidaya Pertanian. Vol. 12 No. 1: halaman 1-9 Th. 2016 ISSN: 1858-4322.
Husnaeni dan Setiawati. 2018. Pengaruh Pupuk Hayati dan Anorganik terhadap
Populasi Azotobacter, Kandungan N, dan Hasil Pakcoy pada Sistem Nutrient
Film Technique. Jurnal Biodjati. 3(1): 90-98.
Kriswantoro, Haris, Safriyani, Etty & Syamsul B. (2016). Pemberian pupuk organik
dan pupuk NPK pada tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt).
Jurnal Klorofil. 11-1:1
Panikkai, Sumarni. 2017. “Analisis Ketersedian Jagung Nasional Menuju Pencapaian Swasembada dengan Pendekatan Model Dinamik.” .Informatika Pertanian Vol.26 No.1 43.
Prakoso Triyono Bagus, & Handayani Tri.(2018). Pengaruh dosis pupuk hayati Petrobio dan pupuk NPK Mutiara terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis ( zea mays varietas saccharata sturt.) Varietas Talenta. Jurnal Ilmia hijau cendakia.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Repi Zenia, Tyastuti Purwani , F. Didiet Heru Swasono

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the Insight right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Insight. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Insight.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
