PENGARUH DOSIS BIOCHAR DAN KONSENTRASI PUPUK HAYATI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL LOKIO (Allium chinense G.Don)
PENGARUH DOSIS BIOCHAR DAN KONSENTRASI PUPUK HAYATI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL LOKIO (Allium chinense G.Don)
DOI:
https://doi.org/10.26486/jiga.v2i1.4899Kata Kunci:
Chives, Biochar, Biofertilizer, Rice Husk, FertomaxAbstrak
Lokio (Allium chinense G. Don) memiliki sejumlah nutrisi penting untuk Kesehatan; termasuk vitamin A, B6, C, dan K; kalsium, magnesium, dan serat. Salah satu Upaya untuk meningkatkan produktivitas lokio dapat dilakukan dengan alternatif pemberian pembenah tanah. Pembenah tanah yang digunakan yaitu dengan cara penambahan biochar sekam padi dan pupuk hayati fertomax. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara dosis biochar dan konsentrasi pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan hasil lokio dan untuk menentukan kombinasi terbaik antara dosis biochar dan konsentrasi pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan hasil lokio. Penelitian ini menggunakan rancangan perlakuan factorial 3x3 yang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 3 ulangan, faktor yang diuji faktor ke 1 dosis biochar dengan 3 taraf perlakuan yaitu 1) dosis biochar 5 ton/ha, 2) dosis biochar 10 ton/ha, 3) dosis biochar 15 ton/ha. Faktor ke 2 konsentrasi pupuk hayati dengan 3 taraf yaitu 1) konsentrasi pupuk hayati 10 ml/ℓ air, 2) konsentrasi pupuk hayati 15 m/ℓ air, 3) konsentrai pupuk hayati 20 ml/ℓ air; sehingga didapat 27 unit percobaan. Setiap unit percobaan dengan 10 tanaman sehingga total sebanyak 270 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada interaksi antara biochar dengan pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan hasil lokio. Pada perlakuan dosis biochar dan konsentrasi pupuk hayati tidak ada pengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil lokio.
Referensi
Ain, S. N., Azis, M. A., dan Dude, S. 2022. Analisis Status Unsur Hara Makro (N, P, K) Serta C-Organik dan pH pada Lahan Kering di Kecamatan Tabongo Kabupaten Gorontalo. Jurnal Agroteknotropika, 11(2): 42-48.
Alianti, Y., Zubaidah, S., dan Saraswati, D. 2016. Tanggapan Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) terhadap Pemberian Biochar dan Pupuk Hayati pada Tanah Gambut. Jurnal Agri Peat, 17(2): 115–125.
Alodokter 2024. Lokio, Ketahui Manfaat dan Cara Mengonsumsinya. https://www.alodokter.com/lokio-ketahui-manfaat-dan-cara-mengonsumsinya Diakses 14-04-2024.
Aqila, S. 2021. Pengaruh Jenis dan Interval Pemberian Pupuk Majemuk terhadap Pertumbuhan serta Produksi Bawang Batak (Allium chinense G. Don).
Evizal, R., dan Prasmatiwi, F. E. 2023. Biochar: Pemanfaatan dan Aplikasi Praktis. Jurnal Agrotropika, 22(1): 1-12.
Fern Ken. 2014. Useful Tropical Plants: Allium chinense. http://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Allium+chinense. Diakses 8-05-2024.
Gani, A. 2009. Potensi Arang Hayati Biochar sebagai Komponen Teknologi Perbaikan Produktivitas Lahan Pertanian. Iptek Tanaman Pangan, 4(1): 33–48.
Handayani, C. O., Dewi, T., dan Hidayah, A. 2021. Pengaruh Biochar, Kompos dan Pupuk Hayati terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Bawang Merah Varietas Bima Brebes. Jurnal Hortikultura Indonesia, 12(3): 198-203.
Hutapea, R. F., Nasution, Z., dan Razali. 2015. Lokasi Penanaman Bawang Merah Lokal Samosir Berdasarkan Ketinggian Tempat di Daerah Tangkapan Air Danau Toba. Jurnal Agroteknologi, 4 (1): 1713-1720.
Juniawan, Y. T., Mapegau, M., dan Lizawati, L. (2023). Pengaruh Pemberian Biochar Sekam Padi dan Molybdenum terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (GlycineMax. L. Merill) Pada Ultisol. Jurnal Media Pertanian, 8(2): 106-111.
Mifta, C. N. 2021. Pengaruh Pemberian Biochar terhadap Air Tersedia Tanah dan Pertumbuhan Jagung pada Tanah Bekas Tambang Emas di Dharmasraya. Doctoral dissertation, Universitas Andalas.
Nafi’ah, S.P. M.P, H. H., Ansori, I., dan Nurdiana, D. 2021. Pengaruh Pemberian Biochar dan Pupuk Hayati terhadap Pertumbuhan dan Hasil Pakcoy (Brassica rapa L.). JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science), 5(2): 394.
Nikiyuluw, V., Soplanit, R., dan Siregar, A. 2018. Efisiensi Pemberian Air dan Kompos terhadap Mineralisasi NPK pada Tanah Regosol. Jurnal Budidaya Pertanian, 14(2): 105-122.
Putri, G. M., Suryana, I. M., Udiyana, B. P., dan Sujana, I. P. 2022. Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonium L.) Pada Uji Pupuk Guano di Tanah Sawah Renon. Jurnal Agrimeta, 12(23): 19–23.
Qodarrohman, M., Nuryani, S., Utami, H., Widada, J., dan Hidayat, F. 2024. Biochar dan Pupuk Hayati Mengurangi Penggunaan Pupuk Mineral, Meningkatkan Efisiensi Pemupukan Bawang Merah. Jurnal Teknik Ekologi 25(4): 158–169.
Rosadi, A. P., Ramlan, W., dan Mpapa, B. L. 2019. Pengaruh Ketinggian Tempat Terhadap Pertumbuhan Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonium L) Di Luwuk. Babasal Agrocyc Journal, 1(1): 21-26.
Royyani, M. F., Setiawan, M., Hidayat, A., Efendy, O., dan Hasanah, I. F. 2023. Rempah Perjalanan Penyintas Peradaban. Penerbit BRIN.
Septiana, L.M., H. Indhira, Afandi, dan I.S. Banuwa. 2021. Efektivitas Bahan Pembenah Tanah terhadap Distribusi Agregat di Lahan Kering Masam pada Pertanaman Kedelai. Jurnal Agrotektropika. 9 (2): 251-259.
Seran, M., dan Pareira, M. S. 2025. Peningkatan Ketahanan Pakcoy terhadap Cekaman Kekeringan Melalui Aplikasi Biochar dan Pupuk Guano. Hidroponik: Jurnal Ilmu Pertanian Dan Teknologi Dalam Ilmu Tanaman, 2 (1): 228-237.
Triadiawarman, D., Aryanto, D., dan Krisbiyantoro, J. 2022. Peran Unsur Hara Makro terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium cepa L.). Agrifor: Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan, 21(1): 27-32.
Wahyuninggratri, A. N., Aini, S., dan Heddy. 2017. Pengaruh Konsentrasi dan Frekuensi Pemberian Pupuk Hayati terhadap Pertumbuhan dan Hasil Cabai Merah Besar (Capsicum annuum L.). Jurnal Produksi Tanaman, 5(1): 84-91.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Agustinus Djibril Diawara, Bambang Sriwijaya , Bambang Nugroho

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the Insight right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Insight. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Insight.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
