PERUBAHAN KONSEP MASKULINITAS PESERTA PROGRAM “LAKI-LAKI PEDULI” DI KABUPATEN GUNUNG KIDUL, YOGYAKARTA

Authors

  • Aditya Putra Kurniawan Universitas Mercu Buana Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.26486/psikologi.v19i2.603

Keywords:

Maskulinitas, gender, kesehatan perempuan

Abstract

Salah satu dari beberapa tantangan terbesar yang dihadapi pemerintah saat ini dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan adalah bagaimana melibatkan peran serta laki-laki. Banyak laki-laki beranggapan jika permasalahan kesehatan perempuan adalah urusan si  perempuan itu sendiri dan tidak berkaitan dengan konsep maskulinitasnya. Padahal konsep maskulinitas yang diadopsi seorang laki-laki akan mempengaruhi bagaimana ia berperilaku dan menjalin relasi dengan perempuan, yang selanjutnya mempengaruhi pula kualitas kehidupan perempuan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi perubahan konsep maskulinitas dan perilaku para laki-laki peserta Program Laki-laki Peduli, suatu progam yang berupaya meningkatkan keterlibatan laki-laki dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan dan anak dengan menyasar perubahan konsep maskulinitas laki-laki yang berkontribusi terhadap ketidaksetaraan gender.  Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan melibatkan 5 orang laki-laki dan pasangannya yang diwawancarai secara terpisah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perubahan konsep maskulinitas dan perilaku dari para subjek laki-laki menjadi sosok yang penyayang terhadap keluarga, meninggalkan cara-cara kekerasan dalam penyelesaian konflik rumah tangga, dan lebih mampu terlibat dalam urusan domestik dan pengasuhan.

References

Anugerah, P. (2015). Data Kemenkes: Ibu Rumah Tangga Tertinggi HIV/AIDS. BBC Indonesia. Retrieved from http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/12/151130_indonesia_hiv_iburumahtangga

Arkin, W., & Dobrofsky, L. R. (1978). Military Socialization and Masculinity. Journal of Social Issues, 34(1), 151-168. doi:10.1111/j.1540-4560.1978.tb02546.x

BPS, BKKBN, & Kemenkes. (2012). Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia. from Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) http://www.bkkbn.go.id/litbang/pusdu/Hasil%20Penelitian/SDKI%202012/Laporan%20Pendahuluan%20REMAJA%20SDKI%202012.pdf.

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77-101. doi:10.1191/1478088706qp063oa

Budhiana, N. (2012). Pria Enggan Ikut Program KB. Antara News. Retrieved from http://bali.antaranews.com/berita/28436/pria-enggan-ikut-program-kb

Connell, R. W. (1995). Masculinities. Berkeley, CA: University of California Press.

Coughlin, P., & Wade, J. (2012). Masculinity Ideology, Income Disparity, and Romantic Relationship Quality Among Men with Higher Earning Female Partners. Sex Roles, 67(5-6), 311-322. doi:10.1007/s11199-012-0187-6

Galdas, P. M., Cheater, F., & Marshall, P. (2005 ). Men and health help-seeking behaviour: literature review. Journal of Advanced Nursing, 49(6), 616-623.

Greene, M. E., Mehta, M., Pulerwitz, J., Wulf, D., Bankole, A., & Singh, S. (2006). Involving Men in Re productive Health: Contributions to Development. Retrieved from http://www.unmillenniumproject.org/documents/Greene_et_al-final.pdf

Hakimi, M., Hayati, E., Utari, V., Winkvist, A., & Ellsberg, M. (2011). (2 ed.): USA: Yogyakarta, Indonesia: CHN-RL-GMU, Yogyakartra; Rifka Annisa Women's Crisis Center, Yogyakarta; Umea University, Sweden; Women's Health Exchange & Program for Appopriate Technology.

Hasyim, N., Kurniawan, A. P., & Hayati, E. N. (2007). Being a man. Javanese male perspective regarding masculinity and domestic violence. Jogjakarta: Rifka Annisa.

Hayati, E. N. (2013). Domestic Violence in Rural Indonesia: Searching for multilevel prevention. (Disertation), Umeå University, Sweden, Sweden.

Hayati, E. N., Eriksson, M., Hakimi, M., Hogberg, U., & Emmelin, M. (2013). ‘Elastic band strategy’: women's lived experiences of coping with domestic violence in rural Indonesia. Global health action, 6(0), 1.

Hayati, E. N., Hakimi, M., Ellsberg, M. C., & Emmelin, M. (2011). Behind the silence of harmony: Risk factor for physical and sexual violence among women in rural Indonesia. BMC Womens Health, 11(52).

Hopkins, E. D. (2015). Inequality, Gender and Risk-Taking Behaviour. Retrieved from http://homepages.econ.ed.ac.uk/~hopkinse/ineq.pdf

Kemenkes. (2009). Kesetaraan Gender Menjadi Dasar Pembangunan Kesehatan. Retrieved from http://www.depkes.go.id/article/print/153/kesetaraan-gender-menjadi-dasar-pembangunan-kesehatan.html

Kemenkes. (2010). Untuk menurunkan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi perlu kerja keras. Retrieved from http://www.depkes.go.id/article/print/793/untuk-menurunkan-angka-kematian-ibu-dan-kematian-bayi-perlu-kerja-keras.html

Kemenkes. (2014a). Inilah Terobosan Selama 8 tahun Pengendealian HIV/AIDS di Indonesia. Retrieved from http://www.depkes.go.id/article/print/201408140002/inilah-terobosan-selama-8-tahun-pengendalian-hiv-aids-di-indonesia.html

Kemenkes. (2014b). Situasi dan analisis HIV/AIDS. from Kementerian Kesehatan RI http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/infodatin/Infodatin%20AIDS.pdf

Kurniawan, A. P. (2009). Dinamika Maskulinitas Laki-laki. Jurnal Perempuan, 64(1), 37 - 49.

Leimkühler, M. (2000). Men and depression: gender-related help-seeking behavior. Fortschritte der Neurologie Psychiatrie, 68(11), 489-495.

Ma, J. L. C. (2000). Treatment Expectations and Treatment Experience of Chinese Families Towards Family Therapy: appraisal of a common belief. Journal of Family Therapy, 22(3), 296-307. doi:10.1111/1467-6427.00153

Magnis-Suseno, F. (1997). Javanese Ethics and World-view: The Javanese Idea of the Good Life. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Mahalik, J. R., Burns, S. M., & Syzdek, M. (2007). Masculinity and perceived normative health behaviors as predictors of men's health behaviors. Social Science & Medicine, 64(11), 2201-2209. doi:http://dx.doi.org/10.1016/j.socscimed.2007.02.035

Norland, S., Wessel, R. C., & Shover, N. (1981). Masculinity and Delinquency. Criminology (Beverly Hills), 19(3), 421-433. doi:10.1111/j.1745-9125.1981.tb00427.x

Noya, C. F. (2015). Pelibatan laki-laki untuk menurunkan angka kematian ibu dan kekerasan berbasis gender untuk Satuan Kerja Perangkat Daerah dan tenaga kesehatan. Notulensi Workshop, Sentani, 21 September 2015. Rutgers-WPF Indonesia. Jakarta.

Oliver, M. I., Pearson, N., Coe, N., & Gunnel, D. (2005). Help-seeking behaviour in men and women with common mental health problems: cross-sectional study. The British Journal of Psychiatry, 186(4), 297-301. doi:10.1192/bjp.186.4.297

Pardo, Y., Weisfeld, C., Hill, E., & Slatcher, R. B. (2013). Machismo and Marital Satisfaction in Mexican American Couples. Journal of Cross-Cultural Psychology, 44(2), 299-315. doi:10.1177/0022022112443854

Pleck, J. H., Sonenstein, F. L., & Ku, L. C. (1993). Masculinity ideology: Its impact on adolescent males’ heterosexual relationships. Journal of Social Issues, 49, 11-29.

Poerwandari, E. K., Adelia, S., & Muzayyanah, K. (2013). Stereotipe Laki-laki Sebagai ‘Pemimpin’ dan Himpitan Beban Majemuk Perempuan. Jurang Antara Yang Normatif dan Faktual, dan Tantangan Pengembangan Konsep Maskulinitas Yang Baru untuk Keadilan Gender. LAPORAN PENELITIAN BASELINE KUALITATIF PROGRAM MEN CARE RUTGERS-WPF INDONESIA. Retrieved from Jakarta:

Rutgers-Indonesia. (2016). Annual report 2013. Retrieved from Jakarta: https://issuu.com/rutgerswpfindo/docs/annual_report_rutgers_wpf_indonesia

Saeroni. (2013). Mandatori Konseling dalam KDRT: Perubahan Perilaku Aktor Kekerasan dalam Aturan Hukum. Rifka Media, 31-36.

Saeroni. (2015). Buku Referensi Hakim: Peningkatan Akses Keadilan Bagi Perempuan Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga Pada Perkara Perceraian di Pengadilan Agama. Research and Training Centre Rifka Annisa. Yogyakarta.

Thom, B. (2003). Risk-taking behaviour in men Substance use and gender. Retrieved from http://www.gbymn.org.uk/gbymnp/menatrisk.pdf

Thomas, G., & Chaib, F. (2014). World Health Statistics 2014: Large gains in life expectancy (Vol. 2015). Geneva: World Health Organization.

UNHCR. (2005). Masculinities: Male Roles and Male Involvement in the Promotion of Gender Equality A Resource Packet. Retrieved from https://data.unhcr.org/syrianrefugees/download.php?id=8239

Wade, J. C., & Donis, E. (2007). Masculinity Ideology, Male Identity, and Romantic Relationship Quality Among Heterosexual and Gay Men. Sex Roles, 57(9-10), 775-786. doi:10.1007/s11199-007-9303-4

White, M. (2007). Maps of Narrative Practice: W.W. Norton & Company.

Wong, Y. J., Pituch, K. A., & Rochlen, A. B. (2006). Men’s Restrictive Emotionality: An Investigation of Associations With Other Emotion-Related Constructs, Anxiety, and Underlying Dimensions. Psychology of men & masculinity, 7(2), 113-126. doi:10.1037/1524-9220.7.2.113

Downloads

Published

2017-08-26

How to Cite

Kurniawan, A. P. (2017). PERUBAHAN KONSEP MASKULINITAS PESERTA PROGRAM “LAKI-LAKI PEDULI” DI KABUPATEN GUNUNG KIDUL, YOGYAKARTA. Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi, 19(2), 113–128. https://doi.org/10.26486/psikologi.v19i2.603

Issue

Section

Articles