Pendekatan Ramah, Terbuka dan Komunikatif pada Pembelajaran Matematika di SMP

Ibrahim Ibrahim

Abstract


Penelitian kuasi-eksperimen dengan desain nonequivalent control group ini mengungkap hasil belajar matematika siswa, sebagai akibat dari penerapan pendekatan ramah, terbuka dan komunikatif pada pembelajaran matematika. Subjek sampel dalam penelitian ini adalah 92 siswa sekolah menengah pertama yang dipilih menggunakan cluster random sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah pendekatan pembelajaran dan hasil belajar matematika. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t dengan dua sampel bebas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa yang diberi perlakuan pendekatan ramah, terbuka dan komunikatif, hasil belajar matematikanya lebih baik dari pada siswa yang diberi perlakuan pendekatan konvensional.


Keywords


Ramah, Terbuka, Komunikatif, Hasil Belajar Matematika

Full Text:

PDF

References


Azwar, S. (2012). Reliabilitas dan validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Azwar, S. (2016). Konstruksi tes kemampuan kognitif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Campbell, D.T. & Stanley, J.C. (1966). Experimental and quasi-experimental designs for research. Chicago: Rand McNally.

DePorter, B., Reardon, M. & Nourie, S.S. (2013). Quantum Teaching. Boston: Bacon.

Dryden, G. & Vos, J. (2012). The learning revolution. New Zealand: The Learning Web.

Guilford, J.P. & Fruchter, B. (1978). Fundamental statistics in psychology and education. Singapore: McGraw-Hill.

Hasibuan, E.K. (2018). Analisis kesulitan belajar matematika pada pokok bahasan bangun ruang sisi datar di SMPN 12 Bandung. Axiom: Jurnal Pendidikan dan Matematika, 8 (1), 18-30.

Ibrahim. & Suparni. (2012). Pembelajaran matematika. Yogyakarta: Suka Press.

Ibrahim. (2012). Pembelajaran matematika berbasis-masalah yang menghadirkan kecerdasan emosional. Jurnal Infinity, 1 (1), 47-63.

Kurnia, I. & Sukardi. (2019). Upaya meningkatkan hasil belajar matematika materi operasi perkalian melalui problem based learning. Jurnal Didactical Mathematics, 1 (2), 18-24.

Marpaung, Y. (1998). Pendekatan Sosio Kultural dalam Pembelajaran Matematika dan Sains. Dalam Sumaji (Ed.). Pendidikan Sains yang Humanistis. Yogyakarta: Kanisius.

McClave, J.T., Bendon, P.G. & Sincich, T. (2011). Statistic for business and economics. Singapore: Pearson Education Inc.

Minium, W.E., King, M.B. & Bear, R.G. (1993). Statistical reasoning in psychology and education. Canada: Wiley.

Mu’min, S.A., Kamelia. & Halmuniati. (2017). Upaya meningkatkan hasil belajar matematika materi operasi perkalian melalui problem based learning. Jurnal Al-Ta’dib, 10 (2), 55-72.

Muin, A. & Ulfah, R.M. (2012). Meningkatkan hasil belajar matematika siswa dengan pembelajaran menggunakan aplikasi moddle. Pythagoras: Jurnal Pendidikan Matematika, 7 (1), 73-82.

Naga, D.S. (2008). 64 rumus terapan probabilitas dan sekor pada hipotesis statistika. Jakarta: Grasindo.

Palunga, R. & Marzuki. (2017). Peran guru dalam pengembangan karakter peserta didik di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Depok Sleman. Jurnal Pendidikan Karakter, 7 (2), 109-123.

Pangestu, P. & Santi, A.U.P. (2016). Pengaruh pendidikan matematika realistik terhadap suasana pembelajaran yang menyenangkan pada pembelajaran matematika sekolah dasar. Jurnal Fibonanci: Pendidikan Matematika dan Matematika, 2 (2), 58-71.

Ruseffendi, E.T. (1991). Penilaian pendidikan dan hasil belajar siswa khususnya dalam pengajaran matematika. Bandung: Tarsito.

Sahidin, L. & Jamil, D. (2013). Pengaruh motivasi berprestasidan persepsi siswa tentang cara guru mengajar terhadap hasil belajar matematika. Jurnal Pendidikan Matematika, 4 (2), 211-222.

Santoso, F.G.I., Ariyanti, G. & Laksono, Y.S. (2013). Hubungan minat belajar siswa terhadap prestasi belajar matematika siswa dalam pembelajaran kooperatif tipe STAD menggunakan komik. Jurnal Edukasi Matematika dan Sains, 1 (2), 60-64.

Sartika, R. (2016). Pengelolaan pembelajaran matematika melalui pembelajaran kooperatif tipe STAD. Jurnal Manajer Pendidikan, 10 (2), 154-159.

Shaughnessy, J.J., Zecmeister, B.E. & Zecmeister, S.J. (2014). Research methods in psychology. Singapore: McGraw-Hill.

Sholihah, D.A. & Mahmudi, A. (2015). Kefektifan experiential learning pembelajaran matematika MTs materi bangun ruang sisi datar. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 2 (2), 175-185.

Siregar, N.R. (2017). Persepsi siswa pada pelajaran matematika: studi pendahuluan pada siswa yang menyenagi game. In Prosiding Temu Ilmiah X Ikatan Psikologi Perkembangan Indonesia, Semarang, 224-232.

Suryabrata, S. (2005). Pengembangan alat ukur psikologis. Yogyakarta: Andi.

Tanjung, Z. & Amelia, S.H. (2017). Menumbuhkan kepercayaan diri siswa. Jurnal Riset Tindakan Indonesia, 2 (2), 1-4.

Yeni, E.M. (2015). Kesulitan belajar matematika di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 2 (2), 1-9.

Yusuf, M.E., Suharmanto, A. & Murdani. (2014). Penerapan metode pembelajaran drill untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada standar kompetensi mengukur. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, 14 (1), 40-44.




DOI: https://doi.org/10.26486/jm.v4i1.1160

Article Metrics

Abstract view : 172 times
PDF - 87 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Indexed by

 ipiii.pngDimensions

 

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.