Developing Ethnomathematics-Based Learning Media on Fractions
DOI:
https://doi.org/10.26486/3w5akf79Abstrak
Dengan menggunakan metode etnomatematika, penelitian ini berupaya untuk membuat dan menilai kualitas materi pembelajaran tentang pecahan, khususnya pecahan senilai, yang terkait dengan budaya lokal. Lima langkah model pengembangan ADDIE analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasidigunakan dalam penelitian ini bersama dengan teknik Penelitian dan Pengembangan (R&D). Sebagai metode kontekstual untuk mempelajari pecahan senilai, media papan pecahan yang mewakili bentuk kue tradisional Bugis katirisala (persegi panjang), sikaporo (segi enam), dan cucuru' bayao (lingkaran) dibuat. Dengan persentase 83,33% dari ahli materi dan 96,66% dari ahli media, hasil validasi ahli menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memiliki tingkat validitas yang tinggi dan masuk dalam kategori "sangat valid". Sementara itu, hasil uji praktikalitas dari survei guru dan siswa menunjukkan bahwa media ini bermanfaat, dengan kategori praktis sebesar 79,76% dari siswa dan kategori sangat praktis sebesar 100% dari guru. Terkait efikasi, nilai N-Gain sebesar 0,88 menunjukkan bahwa hasil belajar siswa meningkat ke kategori "tinggi", yang menunjukkan bahwa media ini berhasil membantu siswa memahami konsep pecahan. Berdasarkan informasi yang diperoleh, dapat dikatakan bahwa bahan ajar papan pecahan yang dibuat dengan menggunakan etnomatematika telah memenuhi syarat validitas, kegunaan, dan kemanjuran serta layak digunakan dalam kurikulum matematika sekolah dasar.
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Karmila Ayu, Azmidar Azmidar

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors retain their rights of works reported in their papers and other parties should adhere to Creative Commons License linked below

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







