ANALISIS KEJADIAN HUJAN LEBAT MENGGUNAKAN CITRA SATELIT HIMAWARI-8 (Studi Kasus Pulau Bintan, 7 November 2020)

Ranti Kurniati, Smith Loyd Hasiholan Pakpahan, Aditya Mulya

Abstract


Hujan dengan intensitas ringan hingga lebat melanda pulau Bintan provinsi Kepulauan Riau pada tanggal 7 November 2020 yang dimana terdapat 2 kota/kabupaten dari Provinsi Kepulauan Riau yaitu Kota Tanjungpinang yang merupakan Ibukota Provinsi Kepulauan Riau dan Kabupaten Bintan. Hal ini menyebabkan beberapa daerah dilanda banjir. Dengan menggunakan data dari Satelit Himawari-8 yang diolah menggunakan aplikasi SATAID dan GrADS, setelah dipantau kondisi awan baik secara objektif maupun subjektif serta melihat dari arah dan kecepatan angina pada lapisan permukaan, 925 mb, 850 mb dan 700 mb, di daerah kejadian dengan menggunakan citra satelit maka diketahui memang benar adanya perbelokan angin yang berbentuk pusaran di selatan pulau Bintan yang menyebabkan awan awan terbentuk dan mengarah ke arah belokan angin tersebut dan berdampak ke pulau Bintan. Atau dapat dilihat dari vortisitas dan streamline nya yang memicu terbentuknya awan hujan. pada citra satelit himawari 8 juga dapat dilihat terbentuknya awan cumulonimbus atau awan Cb mulai dari fase tumbuh dan berkembang, fase matang, hingga fase meluruh.


Keywords


Hujan, Angin, Satelit, SATAID, GrADS

Full Text:

PDF

References


Bessho, K., Date, K., Hayashi, M. (2016). An Introduction to Himawari-8/9 Japan’s New-Generation Geostationary Meteorological Satellites. Journal of the Meteorological Society of Japan, Vol. 94, No. 2, pp. 151−183. DOI:10.2151/jmsj.2016-009

Hastuti, M. I., dan Mulsandi, A. (2017). Pemantauan Sebaran Awan Konvektif Menggunakan Metode Cloud Convective Overlays dan Red Green Blue Convective Storms pada Satelit Himawari-8 (Studi Kasus: Hujan Ekstrim Bima 21 Desember 2016 ). Seminar Nasional Pengindraan Jauh ke-4 Tahun 2017, hlm. 477 – 483.

Kiki, Wirahma, S. (2017). Analisis Hujan Lebat Tanggal 27 September 2017 di DKI Jakarta. Jurnal Sains & Teknologi Modifikasi Cuaca, Vol. 18, No. 2, 2017 : 51 – 59.

Nugroho, Y. A., dkk. (2019). Analisis Keadaan Atmosfer Kejadian Hujan Es Menggunakan Citra Radar Doppler C-Band dan Citra Satelit Himawari 8 (Studi Kasus: Jakarta, 22 November 2018). Seminar Nasional Pengindraan Jauh ke-6 Tahun 2019, hlm. 183-194.

Prasetyo, Budi., dan Pusparni, N. (2008). Pemanfaatan SATAID untuk Analisis Kondisi Atmosfer di Wilayah Perairan. Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol. 14, No. 2, Juni 2018, hlm. 37-44.

Sagita, N., Prasetya, R. (2013). Analisis Citra Satelit MTSAT dan TRMM menggunakan Software ER MAPPER, SATAID dan PANOPLY saat Kejadian Curah Hujan Ekstrim di Wilayah Manado, 16 Februari 2013. Jurnal Fisika dan Aplikasinya, Vol. 9, No. 2, hlm. 66-72.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.