Model galat spasial untuk jumlah produksi padi tahun 2014 di jawa barat

Alicia Anggelia Lumbantoruan, Adi Setiawan, Bambang Susanto

Abstract


Indonesia merupakan salah satu negara penghasil padi sehingga luas lahan yang ditanami padi merupakan faktor utama yang mempengaruhi produksi padi. Pada studi ini, diusulkan Model Galat Spasial (Spatial Error Model) dalam penerapan untuk jumlah produksi padi dan jumlah produksi padi tetangga. Model ini mengasumsikan bahwa galat (error) dalam model memiliki hubungan spasial antara satu wilayah dan wilayah lain. Data yang digunakan adalah luas lahan produksi padi dan jumlah produksi padi di setiap kabupaten di Jawa Barat pada tahun 2014. Matriks pembobot juga digunakan dalam menggambarkan kedekatan antar wilayah. Hasil yang diperoleh dari model spasial diketahui bahwa konstanta dan juga jumlah total produksi wilayah tetangga tidak berpengaruh terhadap produksi padi suatu wilayah. Regresi sederhana tanpa konstanta adalah model terbaik untuk memodelkan jumlah produksi tanaman padi yang hanya bergantung pada luas lahan  produksi sehingga model galat spasial tidak dapat digunakan dalam kasus ini.


Keywords


Produksi Padi; Model Galat Spasial;Matriks; Regresi; Konstanta



DOI: https://doi.org/10.26486/jm.v3i2.753

Article Metrics

Abstract view : 141 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Indexing by

 ipiii.pngDimensions

 

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.