PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS MULTIPLE INTELLIGENCE SEBAGAI DESAIN PEMBELAJARAN DI ERA DISRUPSI

Rahmi Diana, Faidatul Hasanah, Restu Presta Mori, Nurul Mailani

Abstract


Untuk menyiapkan generasi emas yang dibekali keterampilan abad 21 dalam Menghadapi berbagai kondisi degredasi norma, etika, dan budi pekerti, Pendidikan di Era Disrupsi Baik itu pendidikan di sekolah Negeri maupun Swasta harusnya memperhatikan segala aspek perkembangan peserta didik.Namun, tidak semua pendidikan di Indonesia yang pada penerapannya memperhatikan pendidikan karakter dan keberagaman jenis kecerdasan siswa.Perkembangan model pendidikan mengubah sudut pandang sebagian besar pelaku pendidikan.Perubahan yang banyak ditemui adalah munculnya sekolah-sekolah yang menerapkan pendidikan berbasis Multiple Intelligences sebagai desain pendidikan di era Digital.Penerapan pendidikan ini berdasar pada meningkatnya tingkat kesadaran bahwa anak terlahir dengan kecerdasan dan bakatnya masing-masing.Berdasarkan beberapa literasi yang mengungkapkan tentang keberagaman jenis kecerdasan yang ada serta penerapannya pada berbagai tingkatan sekolah di Indonesia, maka model pembelajaran berbasis multiple intelligences atau kecerdasan majemuk ini sangat diperlukan.Mengacu pada maraknya pendidikan berbasis kecerdasan majemuk (Multiple Intelligences), maka Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengungkapkan Konsep Pendidikan Karakter Berbasis Multiple Intelligence sebagai tawaran pendidikan di Era Disrupsi.Metode yang digunakan adalah Studi Literatur.

 

 


Keywords


Pendidikan Karakter, Multiple Intelligence, Pembelajaran Era Disrupsi

Full Text:

PDF

References


Prasetyo, B., & Trisyanti, U. (2018).REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DAN TANTANGAN PERUBAHAN SOSIAL.In Prosiding SEMATEKSOS 3 “Strategi Pembangunan Nasional MenghadapiRevolusiIndustri 4.0.”

RISTEKDIKTI.(2018). Pengembangan Iptek dan Pendidikan Tinggi di Era Revolusi Industri 4.0. Retrieved from https://www.ristekdikti.go.id/siaran-pers/pengembangan-iptek-danpendidikan-tinggi-di-era-revolusi-industri-4-0/

Andran, C. (2014). Sistem Pendidikan. Retrieved February 4, 2019, from https://www.kompasiana.com/andreancan/54f76a90a33311b0368b47ea/sistempendidikan

Suparno Paul SJ, 2002, Reformasi Pendidikan Sebuah Rekomendasi, Yogyakarta : Kanisius.

Panitia Penyelenggara FIP–UNP. 2005.“Laporan Kegiatan Seminar Internasional Pendiddikan dan Pertemuan FIPJIP se-Indonesia Tahun

Dalam Jurnal Pendidikan Karakter, Tahun III, Nomor 1, Februari 2013 Rangka Dies Natalis UNP ke-51”. Mendidik Memang Tidak Memerlukan Ilmu Pendidikan. Padang: UNP.

Efendi Agus, 2005, Revolusi Kecerdasan Abad 21, Kritik MI, EI, AQ dan Successful Intelligence atas IQ, Bandung : Alfabeta.

Nggermanto Agus, 2003, Quantum Quotient, Kecerdasan Quantum, Cara Praktis Melejitkan IQ, EQ, dan SQ yang Harmonis, Bandung: Yayasan Nuansa Cendekia.

Soedarsono, Soemarno. 2009. Karakter Mengantar Bangsa, dari Gelap Menuju Terang. Jakarta: Elex Media Komputindo, Kompas Gramedia.

Sathya, Sai. 2002. A Compilation of The Teaching of Sathya Sai Baba on Education. Sathya Sai Book Center of America.

Prayitno & Belferik Manullang.2011. Pendidikan Karakter dalam Pembangunan Bangsa. Jakarta: Grasindo.

Mulyadi, Seto, dkk, Character Building: Bagaimana Mendidik Anak Berkarakter, cetakan I, (Yogyakarta: Tiara Wacana, 2008).

Stein, S. J. dan Book, H. E. 2000. The EQ Edge: Emotional Intelligence and Your Success. Kanada: Multi-Health Systems.

Rizki, R. A. 2013. Strategi Pembelajaran Berbasis Multiple Intelligences. (Online) (http://ririnayurizki.blogspot.co.id/2013/03/ strategi-pembelajaran-berbasismultiple.html), diunduh pada 29 Juli 2016.

Muflihatuh, T. 2013. Implementasi Multiple Intelligences dalam Pembelajaran pada SD Berbasis Islam di Kota Magelang (Study Kasus di SD Muhammadiyah 1 Alternatif dan SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang). Skripsi: STAIN Salatiga.

Harrel, Keith. 2004. Attitude is Everything. NY: Collins Business.

Jurnal Pendidikan Karakter, Tahun III, Nomor 1, Februari 2013


Article Metrics

Abstract view : 244 times
PDF - 216 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.