HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP GAYA MENGAJAR DOSEN DENGAN CYBERLOAFING PADA MAHASISWA FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS MERCU BUANA YOGYAKARTA

Agung Sucipto, Santi Esterlita Purnamasari

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi mahasiswa terhadap gaya mengajar dosen dengan cyberloafing pada mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu ada hubungan negatif antara persepsi mahasiswa terhadap gaya mengajar dosen dengan cyberloafing pada mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta. Subjek dalam penelitian ini adalah 137 mahasiswa. Pengambilan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling dengan karakteristik mahasiswa aktif Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta angkatan 2016-2019. Metode pengumpulan data menggunakan Skala Cyberloafing dan Skala Persepsi Mahasiswa terhadap Gaya Mengajar Dosen. Teknik analisis data menggunakan
analisis korelasi product moment. Berdasarkan analisis data, diperoleh hasil korelasi (rxy) = -0,295 (p < 0,01). Berarti ada hubungan negatif antara persepsi mahasiswa terhadap gaya mengajar dosen dengan cyberloafing pada mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta. Semakin positif persepsi mahasiswa terhadap gaya mengajar dosen, maka cyberloafing pada mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta cenderung semakin rendah.


Full Text:

PDF

References


Akbulut, Y., Dursun, O. O., Donmez, O., & Sahin, Y. L. (2016). In search of a measure to investigate cyberloafing in educational settings. Computers in Human Behavior, 55, 616-625.

Al-Haddad, M. (2014). Perilaku guru dalam mengajar dan motivasi belajar siswa. Skripsi. Surakarta: Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Anugrah, A. P., & Margaretha, M. (2013). Regulasi diri mempengaruhi perilaku cyberloafing yang dimoderasi

oleh berbagai karakteristik individual mahasiswa Universitas Kristen Maranatha. Makalah Seminar Nasional dan Call For Paper (hal. 28-38). Bandung: Universitas Kristen Maranatha.

Askew, K., Buckner, J. E., Taing, M. U., Ilie, A., Bauer, J. A., & Coovert, M. D. (2014). Explaining cyberloafing: The role of the theory of planned behavior. Computers in Human Behavior, 36, 510-519.

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. (2018). Buletin apjii edisi 23: Potret zaman now penggunaan & perilaku internet di Indonesia. Jakarta: Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia.

Baroroh, Y. U. (2017). Hubungan antara persepsi siswa tentang sikap guru dengan minat belajar pai siswa kelas XI SMK Negeri 1 Miri Sragen tahun ajaran 2017/2018. Skripsi. Surakarta: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Surakarta.

Calhoun, J. F., & Acocella, J. R. (1995). Psikologi tentang penyesuaian dan hubungan kemanusiaan. Semarang: IKIP Press.

Daeng, I. T. M., Mewengkang, N. N., & Kalesaran, E. R. (2017). Penggunaan smartphone dalam menunjang aktivitas perkuliahan oleh mahasiswa FISPOL UNSRAT Manado. Acta Diurna Komunikasi, 6(1).

Dariyo, A. (2016). Hubungan antara kesepian dan motif persahabatan dengan komunikasi online pada remaja akhir. Psikodimensia, 15(2), 236-253.

Dewi, M. S. (2016). Cyberloafing dan self regulated learning pada mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya angkatan 2013-2015. Skripsi. Surabaya: Universitas Katolik Widya Surabaya.

Djamarah, S. B., & Zain, A. (2014). Strategi belajar mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Drakel, W. J., Pratiknjo, M. H., & Mulianti, T. (2018). Perilaku mahasiswa dalam menggunakan media sosial di Universitas Sam Ratulangi Manado. Journal of Social and Culture, 21A, 19-38.

Gerow, J. E., Galluch, P. S., & Thatcher, J. B. (2010). To slack or not to slack: Internet usage in the classroom. Journal of Information Technology Theory and Application, 11(3), 5-24.

Gokcearslan, S., Mumcu, F. K., Haslaman, T., & Cevik, Y. D. (2016). Modelling smartphone addiction: The role of smartphone usage, self-regulation, general self-efficacy and cyberloafing in university

students. Computers in Human Behavior, 63, 639-649.

Grasha, A. F. (2002). Teaching with style. San Bernadino: Alliance Publishers.

Hadi, S. (2016). Metodologi riset. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Haryoko, A. A. (2008). Hubungan antara persepsi siswa tentang variasi gaya mengajar murid, penggunaan media pembelajaran dan motivasi belajar siswa dengan prestasi belajar akuntansi. Skripsi. Yogyakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,Universitas Sanata Dharma.

Inah, E. N. (2013). Peranan komunikasi dalam pendidikan. Al-Ta’dib, 6(1), 176-188.

Irwanto. (2002). Psikologi umum. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Junco, R., & Cotten, S. R. (2012). No A 4 U: The relationship between multitasking and academic performance. Computers & Education, 59(2), 505-514.

Kaliky, P. I. (2016). Pemanfaatan internet dalam pembelajaran mahasiswa di Universitas Pattimura, Ambon. KAREBA: Jurnal Ilmu Komunikasi, 2(1), 110-122.

Kardo, R., & Yuzarion, Y. (2017). Sikap guru terhadap peserta didik dalam belajar. Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan, 2(2), 189-195.

Knight, R. M. (2017). Academic cyberloafing: A study of perceptual and behavioral differences on in-class cyberloafing among undergraduate students. Thesis. Greenville: East Carolina University.

Kurniawan, H., & Nastasia, K. (2018). Hubungan self-regulation dengan perilaku cyberloafing pada mahasiswa pasca sarjana. Psyche, 11(2), 1-10.

Lamatokan, A. (2018). Students ‘perception toward teachers’ teaching styles and the use of learning strategies in teaching english. Eralingua: Jurnal Pendidikan Bahasa Asing dan Sastra, 2(2).

Lim, V. K. G. (2002). The IT way of loafing on the job: Cyberloafing, neutralizing and organizational justice. Journal of Organizational Behavior: The International Journal of Industrial, Occupational and Organizational Psychology and Behavior, 23(5), 675-694.

Lutfiyah, B. (2018). Pengaruh persepsi mengenai metode mengajar terhadap aktivitas cyberloafing dimoderasi kontrol diri pada mahasiswa Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Skripsi. Malang: Fakultas Psikologi, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Mayasari, M. D., Mustami’ah, D., & Warni, W. E. (2012). Hubungan antara persepsi mahasiswa terhadap metode pengajaran dosen dengan kecenderungan prokrastinasi akademik pada mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Hang Tuah Surabaya. Jurnal Insan Media Psikologi, 12(2).

Mutawakkil, M., & Nuraedah, N. (2019). Gaya komunikasi dosen dalam pembelajaran mahasiswa. Jurnal Ilmu Komunikasi, 3(2), 25-42.

Ozler, D. E., & Polat, G. (2012). Cyberloafing phenomenon in organizations: Determinants and impacts. International Journal of eBusiness and eGovernment Studies, 4(2), 1-15.

Palla, D. (2012, 16 April). Five advantages of using the internet for your business. Domain Flow. Diakses dari http://www.domainsflow.com/fiveadvantages-of-using-the-internet-for-your-business/.

Prasad, S., Lim, V. K., & Chen, D. J. (2010). Self-regulation, individual characteristics and cyberloafing. Pacific Asian Conference on Information Services, 159.

Putri, Y. V. S., & Sokang, Y. A. (2017). Gambaran cyberslacking pada mahasiswa. Prosiding Konferensi Nasional Peneliti Muda Psikologi Indonesia, 2(1), 9-17.

Ragan, E. D., Jennings, S. R., Massey, J. D., & Doolittle, P. E. (2014). Unregulated use of laptops over time in large lecture classes. Computers & Education, 78, 78-86.

Rahardjo, W., Citra, A. F., Damariyanti, M., Saputra, M., Ayuningsih, A. M., Siahay, M. M., & Mulyani, I. (2017). Memahami keterlibatan mahasiswa bermain game online sebagai bagian perilaku cyberloafing. Temu Ilmiah Nasional, 159-171.

Rahmawati, V. E., & Yani, D. P. (2014). Hubungan interaksi sosial dengan hasil prestasi belajar mahasiswa semester IV program studi diploma III kebidanan UNIPDU Jombang. Eduhealth, 4(2).

Ravizza, S. M., Hambrick, D. Z., & Fenn, K. M. (2014). Non-academic internet use in the classroom is negatively related to classroom learning regardless of intellectual ability. Computers & Education, 78, 109-114.

Ramadhan, H. I., & Nurtjahjanti, H. (2017). Hubungan antara persepsi terhadap beban kerja dengan cyberloafing pada karyawan biro administrasi umum dan keuangan Universitas Diponegoro. Empati, 6(1), 215-220.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2015). Perilaku organisasi edisi 16. Jakarta: Salemba Empat.

Saleh, N. I. (2017). Hubungan persepsi siswa tentang gaya mengajar guru, motivasi belajar dan sikap belajar dengan hasil belajar biologi siswa SMA Negeri di kabupaten Pinrang. Skripsi. Makassar: Universitas Negeri Makassar.

Salim, I. (2015). Persepsi siswa tentang variasi gaya mengajar guru sosiolog di SMA Islamiyah Pontianak. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(11).

Setiadi, B. A., & Setyawan, I. (2013). Hubungan antara persepsi terhadap gaya mengajar dengan motivasi berprestasi pada mata pelajaran matematika di SMA Negeri 5 Semarang. Empati, 2(4), 83-95.

Simanjuntak, E., Fajrianthi, F., & Purwono, U. (2019). Skala cyberslacking pada mahasiswa. Jurnal Psikologi, 18(1), 55-68.

Siregar, S. (2015). Statistika terapan untuk perguruan tinggi. Jakarta: Kencana.

Slameto. (2010). Belajar dari faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Soh, P. C. H., Koay, K. Y., & Lim, V. K. (2018). Understanding cyberloafing by students through the lens of an extended theory of planned behavior. First Monday, 23(6).

Suwarni, E. (2012). Hubungan gaya mengajar dosen dalam proses pembelajaran dengan motivasi belajar mahasiswa Fakultas Psikologi dan Pendidikan Universitas Al Azhar Indonesia. Jurnal Al-Azhar Indonesia, Seri Humaniora, 1(4).

Taneja, A., Fiore, V., & Fischer, B. (2015). Cyberslacking in the classroom: Potential for digital distraction in the new age. Computers & Education, 82, 141-151.

Varol, F., & Yildirim, E. (2018). An examination of cyberloafing behaviors in classrooms from students’ perspectives. Turkish Online Journal of Qualitative Inquiry, 9(1).

Vitak, J., Crouse, J., & LaRose, R. (2011). Personal internet use at work: Understanding cyberslacking. Computers in Human Behavior, 27(5), 1751-1759.

Wachyudi, K., Sriudarso, M., & Miftakh, F. (2015). Analisis pengelolaan dan interaksi kelas dalam pengajaran bahasa inggris. Majalah Ilmiah SOLUSI, 1(04).

Wahyudi, E. T. (2010). Pengaruh motivasi belajar siswa dan variasi gaya mengajar guru terhadap prestasi belajar akuntansi siswa kelas XI IPS SMA Virgo Fidelis Bawen tahun 2009/2010. Skripsi. Semarang: Universitas Negeri Semarang.

Walgito, B. (2001). Psikologi sosial (suatu pengantar). Yogyakarta: Andi.

Walgito, B. (2010). Pengantar psikologi umum. Yogyakarta : Andi.

Widyaningtiyas, T. (2014). Hubungan persepsi siswa tentang gaya mengajar guru dengan ketuntasan hasil belajar siswa pada mata pelajaran pengolahan makanan kontinental siswa kelas XII program keahlian jasa boga SMK Negeri 6 Yogyakarta. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Wu, J., Mei, W., & Ugrin, J. C. (2018). Student cyberloafing in and out of the classroom in China and the relationship with student performance. Cyberpsychology, Behavior, and Social Networking, 21(3), 199-204.

Yasar, S., & Yurdugul, H. (2013). The investigation of relation between cyberloafing activities and cyberloafing behaviors in higher education. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 83, 600-604.

Yılmaz, F. G. K., Yılmaz, R., Ozturk, H. T., Sezer, B., & Karademir, T. (2015). Cyberloafing as a barrier to the successful integration of information and communication technologies into teaching and learning environments. Computers in Human Behavior, 45, 290-298.

Young, K. S. (2004). Internet addiction: A new clinical phenomenon and its consenquences. American

Behavioral Scientist, 28(4), 402-415.


Article Metrics

Abstract view : 114 times
PDF - 83 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.