PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM ERA MASYARAKAT 5.0

Mohamad Sukarno

Abstract


Masyarakat era 5.0 merupakan konsepsi masyarakat yang sudah melek terhadap Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Beberapa keahlian yang perlu dikuasai bagi para siswa diantaranya: berpikir kreatif, inovatif, kritis, keterampilan berkomunikasi dan keterampilan berkolaborasi. Penguatan terhadap pendidikan karakter juga perlu direalisasikan, hal ini bertujuan untuk membentuk sifat akhlak (budi pekerti) yang menjadikan akhlak sebagai nilai yang khas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi dan cara menguatkan pendidikan karakter pada siswa. Selain itu penelitian ini juga
bertujuan untuk menjelaskan bagaimana idealnya pendidikan karakter dalam menghadapi era masyarakat 5.0. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter memang penting untuk bekal siswa di masa yang akan datang. Pendidikan karakter dilakukan dengan cara memanfaatkan teknologi informasi yang tersedia, sehingga tidak hanya akhlak saja yang terbentuk, melainkan penguasaan keahlian bidang TIK, berpikir kreatif inovatif dapat dicapai oleh siswa dalam menghadapi era masyarakat5.0.


Full Text:

PDF

References


Hartana, I. (2016). Integritas dan komitmen dalam bekerja. Diakses dari: https://ot.id/tips-profesional/ integritas-dan-komitmen-dalam-bekerja

Indramawan, A., & Hafidhoh, N. (2019). Pendidikan karakter sebagai upaya meningkatkan semangat belajar. Prosiding Semdikjar, 3, 477-485.

Jumarudin, J., Gafur, A., & Suardiman, S. P. (2014). Pengembangan model pembelajaran humanis religius dalam pendidikan karakter di sekolah dasar. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi,

(2), 114-129.

Khasanah, U., Hernia, H. (2019). Membangun karakter siswa melalui literasi digital dalam menghadapi pendidikan abad 21 (revolusi industri 4.0). Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Program Pascasarjana Universitas Palembang, 999-1015.

Mustari, M., &Rahman, M. T. (2011). Nilai karakter:Refleksi untuk pendidikan karakter. Jakarta: Raja Grafika Persada.

Nefri. (2017). Ciri ciri kemandirian. Diakses dari: https://pusatkemandiriananak.com/ciri-ciri-kemandirian/

Prakarsa, W. (2012). Transformasi pendidikan akuntansi menuju globalisasi. 30. Diakses dari: http://blog. umy.ac.id/muhakbargowa/files/2012/11/TRANSFORMASI-PENDIDIKAN-AKUNTANSI-MENUJUGLOBALISASI. pdf

Rizqy, S. N. (2019). Pengintegrasian pendidikan berkarakter berbasis multikultural dalam pembelajaran bahasa indonesia. Jurnal Senasbas, 3(2), 926-936.

Silfia, M. (2018) penguatan pendidikan karakter dalam menghadapi era revolusi industri 4.0. In: TANTANGAN yang dihadapi dalam dunia pendidikan dan social studies diera revolusi industri 4.0, Desember 2018,

Digital Library UNIMED.

Sudrajat, A. (2011). Mengapa pendidikan karakter? Jurnal Pendidikan Karakter, 12(1), 47-58.

Wibawa, R. P., & Agustina, D. R. (2019). Peran pendidikan berbasis higher order thinking skills (hots) pada tingkat sekolah menengah pertama di era society 5.0 sebagai penentu kemajuan bangsa indonesia. Equilibrium, 7(2), 137-141.


Article Metrics

Abstract view : 189 times
PDF - 927 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.