Budaya Organisasi dalam Implementasi Enterprise Resources Planning Perguruan Tinggi di Jawa Timur

Heri Wijayanto

Abstract


Perubahan pada  masyarakat informasi yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi terjadi juga di lingkungan perguruan tinggi. Penguasaan ilmu pengetahuan oleh individu dan atau organisasi menjadi modal dasar bagi upaya pengembangan diri dan organisasi dalam situasi yang makin kompetitif. Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan solusi mengatasi persaingan global dengan mengintegrasikan semua aktifitas bisnis kedalam system tunggal melalui penggunaan share database. Budaya organisasi dalam implementasi ERP merupakan pola dasar yang diterima oleh organisasi untuk bertindak dan memecahkan masalah, membentuk karyawan beradaptasi dengan lingkungan, dan mempersatukan anggota-anggota organisasi dalam penerapan ERP. Budaya Organisasi diukur melalui karakteristik dominan, tipe kepemimpinan, tipe manajemen, perekat organisasi, penekanan strategi, dan kreteria keberhasilan penerapan ERP. Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan budaya organisasi dalam implementasi ERP Perguruan Tinggi di Jawa Timur dengan menggunakan 164 sample yang diambil secara disproportionate stratified sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencerminan budaya organisasi dalam implementasi ERP perguruan tinggi  di Jawa Timur melalui indikator adanya standart operating prosedure (SOP) dalam bekerja merupakan faktor yang paling dominan dibutuhkan oleh user. Sistem penjaminan mutu perguruan tinggi meliputi kebijakan mutu, perangkat penjaminan mutu (organisasi, pernyataan mutu, manual mutu, standar mutu), pelaksanaan penjaminan mutu, serta monitoring dan evaluasi.

 

 


Keywords


Budaya Organisasi, Perguruan Tinggi, dan Enterprise Resource Planning

Full Text:

PDF

References


Ahuja, M. K., J. B. Thatcher, 2005, “Moving Beyond Intentions and Toward the Theory of Trying: Effects of Work Environment and Gender on Post-Adoption Information Technology Use”, MIS Quarterly, vol. 29, no 3, pp. 427-460.

BAN-Perguruan Tinggi, 2011, Kumpulan instrument standart 11 sistem informasi Perguruan Tinggi, Departemen pendidikan Nasional.

Beaudry, A., Pinsoneault A., 2005, “Understanding User Responses to Information Technology: A Coping Model of User Behavior”, MIS Quarterly, vol. 29, no. 3, pp. 493-525.

Brown, S., Venkatesh V, 2005, “Model of adoption technology in households: a baseline model test extension incorporating household life cycle”, MIS Quarterly, vol. 27, no. 3, pp. 479-501.

Cameron and Quinn, 1999, Diagnosing and changing organizational culture: Based on the competing value framework reading, Massachusetts, addison-wesley publishing company, inc.

Clever, E., Llopis, J., Gonzalez, M.R., and Gasco, J.L, 2001, “The performance of information system through organizational Culture Information Technology and People”, vol. 14, No. 3, pp. 247-260.

Cushway, Barry & Derek Lodge, 2000, Organizational Behaviour And Design, Jakarta: Elex Media Computindo.

Djokopranoto R., dan Indrajid R., E., 2010, Manajemen Perguruan Tinggi Modern, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Perbanas, dan Yayasan Atma Jaya, Jakarta.

Indeje, Wanyama G., dan Zheng, 2010, “Organizational Culture and Information Systems Implementation: AStructuration Theory Perspective”, Working Papers on Information Systems, vol. 10, no 27, ISSN 1535-6078.

Kerlinger, Fred N., 2004, Asas-asas Penelitian Behavioral, Yogyakarta: UGMPress.

Lapointe, L., S. Rivard, 2005, “A Multilevel Model of Resistance to Information Technology Implementation”, MIS Quarterly, vol. 29, no 3, pp. 461-492.

Moorhead, G., and Ricky, W.G., 1999, Human Resources Management, New York: Prentice Hall, Inc.

Murahartawati, 2013, “Analisis pengaruh budaya organisasi pada efektifitas imlementasi sistem informasi”, seminar nasional aplikasi teknologi informasi (SNATI), Yogyakarta, Juni, pp. 21-28.

Robbins, S.P, 1997, Organizational Behavior: Concept, Controversies, and Applications, 6th Edition, Englewood Cliffs, Prentise Hall International, New Jersey.

Saefuddin, AM. Desekularisasi Pemikiran Landasan Islamisasi. Bandung: Mizan, 1990

Schein, Edgar H,. 2004, Organizational Culture and Leadership Third Edition, Jossey-Bass, A Wiley Imprint, Market Street, San Fransisco.

Soedjono, 2005, “Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Organisasi dan Kepuasan Kerja Karyawan pada Terminal Penumpan Umum di Surabaya”, Jurnal Ekonomi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Kristen Petra.

Soehartono dan Irawan, 2000, Metode Penelitian Sosial: Suatu teknik penelitian bidang kesejahteraan social dan ilmu social lain, Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Undang-Undang Republik Indonesia nomor 12 tahun 2012, tentang Pendidikan Tinggi.




DOI: https://doi.org/10.26486/jpsb.v8i1.1123

Article Metrics

Abstract view : 88 times
PDF - 84 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Heri Wijayanto

Jurnal Perilaku dan Strategi Bisnis

Indexed by

 

 Creative Commons LicenseCrossref logo

Google ScholarDimensionsipiii.png

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.